4 Tips Maksimalkan Kesempatan Magangmu

Katakan selamat tinggal pada dunia maya! HALO DUNIA NYATA!

Masa liburan panjang ini bisa dimanfaatkan untuk magang di lapangan/ perusahaan, bahkan jika ada peluang menjadi relawan untuk kegiatan sosial atau lembaga nirlaba.

Kini sudah banyak perusahaan atau lembaga yang cukup familiar dengan konsep magang, bahkan perusahaan besar atau perintis/startup mulai terang-terangan membuka lowongan kerja desain magang di perusahaannya.

Demikian juga dengan kegiatan sosial atau lembaga nirlaba, mereka secara proaktif mengajak orang untuk menjadi relawannya.

Hm, apakah magang atau menjadi relawan hanya mengisi waktu semata?

Hanya kamu yang menentukan apakah kesempatan magang atau menjadi relawan ini waktu yang terbuang sia-sia atau menjadi bekal pengalaman yang sangat berharga.

Kita mungkin tidak bisa mengendalikan masa depan, tetapi kamu selalu bisa mempersiapkan diri, terutama mindset atau mental kamu untuk menjadikan kesempatan ini suatu kesuksesan pribadi, bukan selembar kertas belaka. Ready?

Set your goal (not just objective), jangan segan untuk diutarakan

Ketika kamu menceburkan diri ke dunia nyata untuk pertama kalinya, apakah kamu bisa langsung jadi perenang profesional?

Of course NOT, yang bisa kamu lakukan adalah membuat pencapaian/goal yang realistis dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mencapainya.

Ibarat lari marathon aja, yang penting kamu tahu batas kemampuan dan sudah mempersiapkan diri.

BACA JUGA: 3 Keahlian yang Dibutuhkan Anak Desain untuk Meraih Karir Impian

Tujuan (objective) VS Target Pencapaian (goals)

Tujuan magang yang paling umum, selain syarat kelulusan, adalah ingin mencari pengalaman kerja atau mengenal industri lebih dekat. Sangat klise, bukan?

Coba renungkan dan jawab pertanyaan ini: apa yang ingin kamu capai atau peroleh dari kesempatan kerja ini?

Ingat, “tujuan” berbeda dengan “pencapaian” atau goals!

Pencapaian” sifatnya sangat individu dan spesifik pada bidang yang diminati atau sesuai dengan karakter organisasinya.

Apa yang membuat kamu berbeda dari sejuta umat manusia, adalah pencapaian yang kamu raih.

Dan, jangan malu-malu menyatakannya ketika interview, dicantumkan di CV atau surat lamaranmu kepada organisasi yang disasar.

BACA JUGA: Eksis dengan 5 Situs Galeri Portofolio Online

Goals yang realistis itu seperti apa sih?

Untuk anak magang atau relawan, biasanya target pencapaian tidak muluk mengingat waktu yang singkat. Contohnya:

  • Punya portfolio desain atau tulisan yang terpublikasi
  • Memahami proses kerja social media marketing
  • Terlibat dalam proses UX development dan research, dst

Dengan mengkomunikasikan goals atau pencapaian ini membuat kamu stand out/ mencuat dari para kandidat lainnya.

Dan pihak organisasi pun bisa menempatkan kamu di bidang atau divisi yang sesuai dengan passion kamu.

You are here for the EXPERIENCE, bukan sekedar exist

Jika kamu dapat kesempatan ini, experience it!

Jangan terjebak pencitraan di dunia maya atau demi dapat kaos berlabel “volunteer” semata, karena perjuangan hidup ini tidak sampai situ aja, beb.

Saya pernah melihat hal ini dengan mata kepala saya sendiri ketika membantu klien yang terlibat di kegiatan penggalangan dana sosial. Acara besar diadakan di salah satu mal ternama Jakarta, disitu banyak tokoh dan selebriti yang hadir dan berpartisipasi.

BACA JUGA: Hybrid Designer Menjawab Tantangan Era Digital

Tapi sayangnya, dari sekian banyak orang yang berkaos dan name tag “volunteer” ternyata hanya segelintir saja yang benar-benar bisa bantu saya memfasilitasi klien (sebagai salah satu penyumbang dana terbesar di event itu). Yang lainnya hanya pajangan, berdiri bergerombol dan foto-foto.

Jangan ditiru ya…

Jaman serba instan seperti sekarang, banyak orang yang cuma memanfaatkan kesempatan magang atau jadi relawan hanya sekedar pencitraan atau exist.

Kesempatan emas untuk belajar dan mendapat pengalaman jadi terlewatkan begitu saja.

Mungkin lelah dan menguras energi fisik dan mental, tetapi pengalaman dan pengetahuan yang didapat tidak tergantikan. Dijamin!

Belajar, Beradaptasi, dan Bekerja sama

Ketika kamu sudah menjadi bagian dari organisasi atau tim.

Satu hal yang perlu diingat, you are not that special. Pahit ya, tetapi kenyataannya menjadi intern tidak berarti kamu diperlakukan spesial atau “berkebutuhan khusus”

Justru ini saatnya kamu mengasah kemampuan beradaptasi di lingkungan baru dan bekerja sama dalam tim.

Bukannya organisasi atau orang lain yang beradaptasi dengan kamu…

Selain beradaptasi, keterlibatan kamu dalam suatu organisasi memberi kesempatan kamu untuk merasakan langsung budaya organisasi, proses kerja–atau jika ternyata kamu dianggap bisa dipercaya–kamu dapat resep kerja atau petuah dari senior.

BACA JUGA: 3 Jurus Kembalikan Mood dan Kreativitasmu

Jangan mudah baper terhadap kritik tetapi lihatlah hal ini sebagai pembelajaran dan pengalaman. Jangan patah semangat, maju terus!

Peluang ada dimana-mana

Termasuk ketika kamu magang atau menjadi relawan.

Meski hanya beberapa bulan saja, tetapi bisa jadi organisasi tertarik untuk menerima kamu sebagai anggota tim permanen, atau menawarkan kamu pekerjaan setelah kamu lulus studi.

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: 5 Ide Kegiatan Produktif Mengisi Libur Panjang

Perangkat Lunak Pilihan untuk Gambar Pixel Art

Ketika grafis 8-bit atau 16-bit kembali tren, desainer grafis tentu kena imbasnya…haha

Apa itu gambar pixel art? Kalau kamu generasi X atau Millenial awal/xennial, pasti pernah mengalami masa jaya game Atari atau game boy.
Masih ingat game klasik Super Mario Bros sekitar pertengahan tahun 1985 atau bahkan Space Invader dan Frog di PC

BACA JUGA: Yang perlu kamu ketahui tentang Adobe Spark

Karena keterbatasan perangkat digital saat itu maka visual yang ditampilkan berupa pixel ukuran besar 8-bit atau 16-bit. Efeknya pencitraan dibuat per pixel, kotak persegi dan kaku.
Itulah yang dimaksud dengan gambar pixel art.

Nah, kini tren visual dan fashion tahun 80-an kembali lagi, demam gambar pixel art dibuat bukan karena keterbatasan perangkat tetapi karena kini kita punya pilihan.

Tentunya kita selalu bisa menggambar pixel art di Photoshop.
Tetapi sekarang ada beberapa perangkat lunak/software khusus dibuat untuk menggambar pixel art. Cobain deh!

Pixel Art Studio

Software Pixel Art Studio dapat diunduh gratis hanya dengan login di Microsoft Office Store.
Namun sayangnya hanya kompatibel pada perangkat keras (PC atau mobile computer) dengan sistem operasi Microsoft Office saja.

Fitur gambarnya cukup lengkap dan mirip Photoshop, seperti layering, blending modes, effect.

Pixilart

Aplikasi ini gratis dan bisa diakses via web browser komputer (tanpa perlu unduh atau memasang software baru) atau unduh aplikasi di gawai via GooglePlay bagi pengguna Andriod atau AppStore bagi pengguna iPhone

BACA JUGA: 7 Workshop Kreatif di Akhir Pekan

Kamu bebas menggambar di aplikasi secara gratis dan tidak perlu login dulu, tetapi untuk menyimpan hasil gambar yang perlu kamu lakukan hanya membuat akun dan menjadi bagian dari komunitas pixilart.

Make-8-bit art!

Make-8-bit art adalah perangkat lunak berbasis web (online), jadi kamu bisa mengaksesnya langsung via web browser, gratis tidak perlu login.

Aplikasi open source ini diciptakan oleh Jenn Schiffer.
Sesuai namanya, aplikasi ini khusus digunakan untuk menggambar pixel ukuran 8-bit.
Fiturnya mencukupi kebutuhan dasar menggambar, memang agak terbatas dibanding perangkat lunak lain, tetapi kamu bisa menyimpan gambar tanpa perlu login.

Fitur Pixelate LunaPic

Fitur image editing dan layout yang ditawarkan Lunapic cukup lengkap. Tools dan actions-nya cenderung lebih sederhana/praktis daripada Photoshop, karena Lunapic berorientasi produksi gambar yang praktis dan instan, alias design tool for non-designer.

Dan ternyata ada fitur yang menarik di Lunapic, yaitu pixelate!
Yes, kamu bisa mengkonversi gambar/foto menjadi pixel art!
Praktis kan? Ini caranya:

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: Trik Cropping Gambar dalam 7 Menit dengan Adobe Photoshop

Resep Video Viral: Tips Kreator

Gimana sih bisa bikin video hits/ viral?

Nah, pertanyaan sebenarnya berawal dari: Kapan suatu konten bisa dianggap viral? Apa parameter atau tolak ukurnya?

Pertama-tama, kamu harus paham betul apa yang dimaksud dengan go-viral atau menjadi viral di Internet:

viral
Definisi ‘viral’ menurut kamus Cambridge.org

Banyak sekali pendapat dan argumen tentang tolak ukur konten viral, tetapi secara umum banyak yang menyimpulkan bahwa konten dianggap viral ketika dilihat (view) setidaknya 1juta kali dalam beberapa hari saja (3-7 hari).

Kenapa 1 juta views? Kenapa tidak 100 juta? Well, jangan terpaku pada angka ini. Fokus kepada esensi definisi viral yang hakiki, yaitu fokus pada kecepatan konten “menular” (dilihat dan disebarkan) dalam waktu yang relatif singkat.

BACA JUGA: Inspirasi Kreatif Video Instagram

Nah, dalam artikel ini saya ingin ambil sudut pandang sebagai konten kreator, dan dalam pembuatan konten pada dasarnya terdapat 2 faktor, yaitu:

  • Faktor eksternal – hal-hal tidak termasuk dalam kendali tim produksi tetapi merupakan komponen dari isi konten. Contoh: ide kreatif, drama artis yang happening, konten cuplikan interview kontroversial.
  • Faktor internal – elemen produksi video yang direncanakan atau dikendalikan oleh konten kreator dan tim produksinya. Contoh: jalan cerita, pemilihan lokasi, judul click-bait, editing, dll.

Karena faktor eksternal dapat diserahkan pada kreativitas masing-masing kreator…Di sini kita fokus pada faktor internal yaaa

1. Emotion/Reaction

Salah satu kesamaan dari  semua video viral adalah kemampuannya memancing emosi dan reaksi dari penontonnya.

Dari emosi dan reaksi tersebut bisa berkembang menjadi tindak lanjutnya: menbagikan/share video kepada orang lain, komentar, memberi “jempol” (like) atau menjadi langganan (subscribed).

BACA JUGA: 3 Tipe Video Kreatif untuk “Anak Kreatif”

Kenali Target Audience

Setiap menentukan ide cerita/storyline dari videomu selalu lihat dari sudut pandang penonton, emosi dan reaksi apa yang dimunculkan ketika menonton videonya.

Untuk memperoleh prediksi emosi/reaksi yang cukup akurat, kamu harus mengenal target audience dari video atau youtube channel-mu, demografinya yang bisa dilihat dari sisi: geografis, SES (social economic status), kelompok usia, gender, hobi/interest dan sebagainya.

PRO TIPS: Jika kamu sudah memiliki youtube channel, kamu bisa mulai memperlajari demografi audience-mu dengan mengecek Youtube Creator Studio, yang bisa diakses pemilik channel Youtube.

Emosi apa yang sering membuat video go-viral?

Dari sekian banyak emosi yang dirasakan manusia, adakah cara mengetahui emosi mana yang membantu video menjadi viral?

Jawabannya, ada. Ada riset dan data yang membantu kita, tapi ingat data akan selalu berubah seiring dengan perkembangan tren.

Dalam penelitiannya Ekman and Rosenberg (1997) menjelaskan bahwa ada 6 emosi utama yang menjadi kunci yang mendorong viewers untuk membagikan konten ke orang lain:

  • Bahagia/happy
  • Takut/scared
  • Sad/sedih
  • Disgusted/Jijik
  • Angry/Marah
  • Terkejut/surprised

Referensi: Ekman, P., & Rosenberg, E. L. (1997). What the face reveals: Basic and applied studies of spontaneous expression using the Facial Action Coding System (FACS). Oxford University Press, USA.

2. Hook (Umpan)

Hook (umpan) bisa dibilang adalah ide cerita/konten inti dari suatu video, yang bertujuan untuk memancing reaksi dari orang yang melihatnya.

Hook ini sangat penting dalam memengaruhi orang untuk (1) mengklik atau memutuskan menonton video atau tidak; (2) menyukai video kamu setelah menontonnya.

Nah, bagaimana orang bisa mengerti dan tertarik pada ide cerita, bahkan sebelum mereka menonton videonya?

Jika toko punya etalase untuk menarik calon pembeli masuk ke toko,
maka pastikan kamu memasang umpan di “etalase” video-mu.

Penyampaian ide/konsep ini bisa beragam bentuknya, tetapi komponen utama yang paling efektif adalah:

  • Judul video: singkat, padat, mudah dipahami, menarik/catchy/memicu rasa penasaran
  • Gambar thumbnail/cover: Gambar statis juga membantu dalam “menjual” konsep videomu, sehingga membantu viewers memutuskan untuk menonton atau tidak.

3. Video Gimmicks

Nah, disini kita bahas pentingnya perencanaan dan keahlianmu dalam teknis produksi videonya. yang biasanya dikenal dengan gimmick.

Belajar dari teknik produksi video Casey Neistat yang legendaris di video sponsor Nike Fuel Band berikut. Seru banget nontonnya!

Perencanan dan eksekusi dalam produksi dan pengambilan gambar akan menambah daya tarik video kamu dan membuat penonton merasa nyaman untuk terus menonton hingga selesai, atau bahkan menonton video lain.

Baca juga: Channel Wajib Penggiat Fotografi dan Desain Grafis

Beberapa gimmick produksi dan post produksi yang bisa dieksplorasi antara lain:

  • Teknik pengambilan gambar, seperti transisi, angle, dsb.
  • Soundtrack/background sound. Pastikan kamu memperoleh izin/permission untuk menggunakan musiknya, atau risikonya video kamu bisa diblok oleh Youtube.
  • Stickers atau emoticon, terutama jika kamu membuat video humor

Semoga bermanfaat!

4 Channel Wajib Penggiat Fotografi dan Desain Grafis

Karena waktu dan paket data bisa dipakai untuk konsumsi konten yang berfaedah…

Waktu (dan paket data) yang kamu habiskan untuk browsing online shop atau menonton video yang provokatif lebih baik digunakan untuk konsumsi konten yang sehat, dalam kata lain konstruktif dan relevan untuk pengembangan diri. Yakan…

cup-2218405_640

Saya memiliki beberapa youtube channel dan situs web terkait desain dan pekerjaan kreatif yang telah terbukti konsisten dan terpercaya. Sekedar sharing rekomendasian aja, berikut daftarnya.

The Futur untuk Graphic Designer, Creative Agency, dan Freelancer #anakahensi #ahensilyfe

Channel Youtube The Futur ini sangat spesifik membahas ragam proyek dan skills yang umum ditemukan di creative agency atau pekerja bidang kreatif pada umumnya.

BACA JUGA: Grafik Desainer VS Digital Marketer: Make Love Not War

Konten yang dipublikasikan sangat relevan dengan tren dan karir di dunia kreatif, mulai dari pekerja kreatif pemula ke profesional, serta pengetahuan seputar industri kreatif seperti, pricing, branding hingga informasi tentang tool dan software terkini.

Publikasi kontennya reguler hampir setiap hari kerja, sangat disarankan untuk berlangganan/subscribe channel ini.

Mango Street untuk Digital Content Production

Youtube channel Mango Street ini ibarat hidden gem, alias harta terpendam bagi para content creator yang bergerilya di dunia social media dan digital content production.

Mango Street cocok sekali bagi kamu yang ingin dapat tips terkini dan belajar tentang tren videografi dan fotografi.

Saya pribadi menyukai gaya penyampaian yang singkat, padat dan jelas visualnya, video tutorial yang diupload rata-rata kurang dari 10 menit, bahkan ada yang hanya 4 menitan.

CreativeLive untuk penggiat fotografi

Selain gear, fotografi memang tidak habis dieksporasi. Apakah kamu penasaran apa rahasia profesional bisa membuat foto kece?

meghan-holmes-604852-unsplash

Seorang fotografer profesional, Chase Jarvis, memutuskan untuk memulai Youtube channel, CreativeLive, untuk berbagi ilmu, tutorial dan trik fotografi, mulai dari segi teknis peralatan, pencahayaan, mengarahkan gaya model, dan banyak lagi!

BACA JUGA: Resep Video Viral: Tips Kreator

Melalui channel ini pemula bisa menggali banyak sekali ilmu, dan bisa jadi sumber informasi bagi fotografer otodidak/self-taught.

Dan untuk menjawab pertanyaan di awal tadi, channel ini memiliki seri “Behind the Lens” yang berupa video journalisme/dokumenter dari kegiatan produksi fotografer profesional.

DesignTAXI untuk Kurasi Tren dan Info Terbaru Seputar Desain dan Seni Kreatif

Situs web DesignTAXI salah satu media yang konsisten dan fokus dalam memberikan informasi tren terbaru dan kurasi konten seputar desain, kreativitas, dan seni modern.

Screen Shot 2018-11-01 at 15.31.58

Hasil kurasi dan gaya penyampaian kontennya yang santai dan kadang diselipi humor, selain menjadi sumber inspirasi tetapi bisa menjadi hiburan dikala jenuh.

Cek kanal “career advice” juga yang bisa membantu dikala kamu sedang merasa galau atau demotivated.

victor-rodriguez-726159-unsplash

Media ini memiliki setidaknya 15 kanal, jadi kamu tidak akan kehabisan konten untuk dibaca. Untuk mempermudah dalam memilih konten kamu bisa mengikuti akun twitter-nya.

Semoga bermanfaat!

4 Rambu dalam Desain User Interface (UI)

Mendesain muka/tampilan suatu media yang dinamis seperti situs web memiliki tantangan tersendiri, karena tidak sekedar estetika tetapi juga melibatkan interaksi dengan pengunjung situs, bahasa kerennya user interface (UI) design.

ssss

Ada beberapa rambu utama yang bisa dijadikan panduan di kala mendesain untuk situs web.

1. User-centered design: kenali target pengguna situs web

Kembali pada prinsip dasar desain komunikasi visual yaitu kenali siapa target audience-nya, atau tepatnya target pengunjung situs web, alias user-centered design.

Dengan mengenal siapa target pengguna, tidak hanya memberi masukkan untuk segi estetika atau selera desain (estetika), tetapi juga mengetahui bagaimana karakter dan kebiasaan (user behaviour) dalam berinteraksi dan memperoleh informasi online.

Kenapa user behaviour penting bagi desainer? Dengan pengetahuan ini, kamu dapat mendesain layout dan menentukan informasi mana yang perlu ditampilkan, atau information design (alur transfer informasi), yang sesuai tujuan dari situs webnya.

BACA JUGA: 11 Things every designer Needs To Know About Mobile App Interaction

erik-lucatero-257494

Bekal informasi ini membantu digital designer menata dan desain yang ramah dan mudah digunakan bagi si target audience.

PRO TIPS: Bagi situs web yang memiliki target pengguna yang luas, seperti website korporasi atau organisasi secara umum, targetting bisa difokuskan pada kelompok mayoritas yang berpotensi mengakses situs web, contoh: demografi pengguna internet terbesar, target klien/ nasabah/ pembeli/ donor, dsb.

2. Hirarki visual yang jelas

Information design dilakukan dengan memahami hirarki dan tujuan dari setiap konten dalam halaman dari situs web yang perlu didesain.

Hirarki visual yang jelas dan mudah dipahami menjadi pertimbangan utama dalam user interface design.

Keberhasilan kamu dalam mendesain situs web tercapai ketika pengunjung dapat dengan mudah memahami, secara sadar dan tidak sadar, hirarki tampilan dari elemen visual di layarnya.

jose-alejandro-cuffia-799485-unsplash

Pahami betul manakah informasi primer dan sekunder, hal ini akan membantu dalam menentukan fokus dan prioritas, dimana perhatian pengguna harus ditujukan.

Ingat, ada banyak elemen desain dalam satu tampilan/layar, pastikan kamu memusatkan perhatian pengguna pada informasi primer, selebihnya pengguna dapat bebas mengeksplorasi informasi sekunder.

2. Navigasi dan instruksi: mudah dipahami dan ringkas

Sebelum mulai desain setiap tampilan/halaman, selalu tanyakan: apa yang user akan lakukan disini? — dari sanalah kamu mulai membangun sistem dan langkah-langkah agar user melakukan kegiatan/mencapai tujuan tadi.

austin-chan-275638

Gunakan kerangka berpikir sederhana dalam mendesain navigasi dan “instruksi” untuk setiap kegiatan tadi, yaitu pola beginning-middle-ending.

Contohnya bisa diambil dari laman utama Facebook, kegiatan yang user lakukan pada beranda akun facebooknya beragam, mulai dari sharing foto, video, curhatan, cerita, tertukar pesan dan menerima undangan, dan masih banyak lagi.

Screen Shot 2018-09-24 at 18.44.10

Perhatikan dengan saksama, bahwa setiap elemen dalam tampilan facebook ini dapat memberikan user akses untuk melakukan beragam kegiatan tadi.

Jika user ingin berbagi foto maka user bisa mulai (tahap beginning) dengan klik “create post” atau langsung letakkan kursornya pada kotak status; tahap middle-nya adalah dimana pengguna memilih opsi yang sesuai, klik photo/videos jika ingin berbagi gambar yang bisa disertai caption dengan emoticon. Dan tahap terakhir (ending), setelah semua kegiatan di tahap middle selesai, user mengklik tombol “post”

PRO TIPS: Ada 2 prinsip utama dalam mendesain navigasi situs web, yaitu (1) pengguna harus selalu mengetahui dimana mereka berada, beberapa teknik umum yang digunakan dengan menandai menu/heading, breadcrumbs trail, dsb; (2) sistem navigasi harus konsisten dari satu halaman ke halaman berikutnya, hal ini meningkatkan kenyamanan pengguna bereksplorasi di situs web.

KISS: Keep it simple and stupid

Prinsip KISS ini memposisikan digital designer di sudut pandang pengguna (first visitor maupun returning visitor), untuk dapat mendesain kondisi sesederhana mungkin hingga mudahkan pengguna menavigasi dan mencapai tujuan.

User interface design yang baik dapat diukur dari semakin sederhana dan ringkas interaksi yang diperlukan bagi user untuk melakukan kegiatannya di layar atau mencapai tujuannya.

Panduan yang membantu kamu dalam menerapkan prinsip KISS:

  • Jelas dan konsisten, secara garis besar sudah dibahas di poin navigasi tadi yaaa
  • Setiap elemen harus memenuhi 2 fungsi: estetika dan informatif. Ingat, perhatian pengguna dan ruang terbatas, jadi maksimalkan fungsi elemennya.
  • Pengambilan keputusan yang mudah, bisa dilakukan dengan memberikan user opsi sebanyak-banyaknya (facebook) atau sesedikit mungkin (google search engine)—istilah kerennya minimalis, less is more.

Screen Shot 2018-09-24 at 19.14.59

Teks VS Gambar

Elemen teks dan gambar idealnya memiliki komposisi seimbang.

Permasalahan yang paling sering dihadapi adalah teks dan visual tidak seimbang komposisinya. Kerap kali jumlah teks mendominasi konten hingga bisa membuat pengguna enggan eksplorasi atau bahkan memutuskan keluar dari situs web.

Jadi kerapkali pertanyaan yang diajukan: berapa banyakkah jumlah teks yang bisa ditampilkan dalam satu tampilan? Sayangnya tidak ada batasan yang baku, semua disesuaikan dengan tujuan laman dan situs webnya. Maka selalu kembali pada prinsip KISS dan panduannya.

PRO TIPS: Trik yang umum digunakan untuk menyiasati jumah teks yang banyak adalah dengan memunculkan sepenggalan teksnya lalu menambahkan tombol “read more” dengan demikian pengguna memiliki pilihan dan kontrol terhadap konten yang ingin dilihatnya, sekaligus tidak mengorbankan estetika desain.

Sumber bacaan lebih lanjut:

Semoga bermanfaat!

4 Situs Lokal Pilihan Freelance Pekerja Kreatif

Siapa yang mendambakan kebebasan bekerja?

Atau mungkin sedang mencari tambahan?

Mengatur sendiri waktu dan lokasi bekerja, tidak harus berpakaian rapi atau bangun pagi dan bermacet-macetan di jalan raya. Mungkin pekerja lepas/freelancer cocok untuk kamu.

Thanks to Internet, kini semua bisa dilakukan dengan ujung jarimu.

widow-1148929_640

Peluang kerja lepas atau freelance, baik yang ingin serius menggeluti profesi ini maupun yang sekedar mencari “sabetan” atau penghasilan tambahan, sangat dimungkinkan dengan banyaknya situs freelance yang tersedia sekarang.

Ini dia situs freelance lokal pilihan yang cocok bagi para pekerja kreatif.

GetCraft.com

GetCRAFT salah satu situs  yang fokus dalam mengisi lowongan para pekerja lepas untuk produksi dan publikasi konten digital.

Hal ini tentu saja untuk memenuhi kebutuhan industri digital marketing yang sedang booming.

Screen Shot 2018-07-24 at 18.53.31

Jadi situs ini fokus dalam produksi dan publikasi konten kreatif. Cakupannya mulai dari social media influencers, fotografer, penulis, desain grafis hingga produser video, yang didirikan dan berbasis di Indonesia–  kini sedang melakukan ekspansi di negara-negara Asia Tengara, seperti Vietnam dan Filipina.

Melalui situs ini kamu akan terhubung dengan proyek-proyek pemasaran dari brand-brand ternama dan agency besar.

BACA JUGA:  Grafik Desainer V.S. Digital Marketer: Make Love Not War

Situs ini mengutamakan kreator yang berpengalaman atau dalam beberapa kategori pekerjaan bahkan tingkat profesional.

Dan GetCRAFT memberlakukan seleksi yang ketat sebelum kamu bisa masuk mendaftar dalam jaringan kreatornya.

photographer-301533_640

Begitu kamu terdaftar dalam jaringan, maka pengguna Getcraft dari sisi klien dapat melihat profilmu dan menawarkan pekerjaan.

Semua interaksi dari brief, revisi hingga pembayaran dilakukan melalui Getcarft sehingga kenyamanan dan keamanan terjamin bagi kedua belah pihak.

imural.co

Situs ini khusus untuk proyek mural! Keren kan!

Screen Shot 2018-08-07 at 23.09.22.png

Hal ini suatu kemajuan bagi artis kreatif mural, karena selama ini artis mural cenderung dikaitkan dengan “underground” atau artis jalanan.

Stigma negatif ini yang membuat orang awalnya tidak banyak melirik karya mural.

clem-onojeghuo-204987crop

Selama ini dunia memandang sebelah mata potensi yang dapat dieksplorasi dari karya mural sebagai karya seni kreatif kontemporer yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai konteks, dalam estetika interior, branding atau dekorasi yang edukatif.

BACA JUGA: Mendunia dan Meraih Dolar Lewat “Gerai” Desain Online

tyler-nix-590906-unsplash

Disini kamu bisa mendaftarkan diri sebagai ilustrator, pemural dan lettering artist, kamu dapat membuat lama profil dan memajang portfolio.

Sribu.com

Apakah kamu familiar dengan situs 99designs?

https://www.sribu.com/id

Nah, pada prinsipnya situs sribu.com menyediakan platform seperti 99design tetapi versi Indonesia.

Hal ini sangat membantu karena bisa fokus mempertemukan pekerja dan klien dari Indonesia, dimana kendala-kendala yang sering ditemukan bekerja melalui platform global seperti komunikasi, bahasa, nilai tukar mata uang asing, metode pembayaran/transaksi bisa dikurangi.

BACA JUGA: Hybrid Designer: Menjawab Tantangan Era Digital

summit-1754735_640
Photo credit @fajaraddana91

Sribu.com menawarkan 4 kategori utama produk jasa yang ditawarkan yaitu logo dan branding, desain produk, bisnis dan marketing, serta yang terakhir  website dan aplikasi.

Dalam platform ini kamu juga bisa adu keahlian dengan melalui kontes atau lebih proaktif alias jemput bola dengan mengecek lowongan/kebutuhan pekerjaan yang didaftarkan oleh klien.

Creasi.co.id

Sekilas situs ini seperti job market atau situs pencari kerja pada umumnya.

Screen Shot 2018-08-07 at 22.51.22

Yang membedakan dari situs job market lainnya, situs ini fokus pada pencarian tenaga kerja kreatif.

Creasi.co.id memberikan wadah bagi perusahaan/klien dan pencari kerja bidang kreatif, baik pekerja lepas maupun full time.

Semoga bermanfaat, selamat mencoba!

BACA JUGA: Hand Lettering Starter Pack

Hybrid Designer Menjawab Tantangan Era Digital

Era digital ibarat kereta super cepat, apakah bergabung di dalamnya menjadikan kamu super juga?

Jawabannya tidak.

Menjadi penumpang saja bukanlah sesuatu yang super atau patut dimasukkan dalam portofolio, ya kan?

Siapapun bisa jadi penumpang.

rawpixel-250917-unsplash

Untuk menjadi hybrid designer, kamu tidak bisa hanya jadi penumpang namun harus “berevolusi.”

Apa itu hybrid designer?

joey-nicotra-510944-unsplash

Apa sih maksudnya hybrid designer?

Ibarat menjadi superhero dan manusia biasa, tantangan bagi para desainer kini.

Itu istilah keren untuk desainer yang beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan dunia digital.

Tidak hanya dari segi teknik dan skill, tetapi juga dari segi tujuan dan sudut pandang, trik dan esensi dari visual yang dibutuhkan konten digital.

Hybrid designer diharapkan sebagai konten kreator, handal membuat infografik, mempertimbangkan user experience sebagai elemen desain, serta peka terhadap tujuan bisnis dan marketing.

Menjadi Hybrid Designer

Dalam hiukum evousi Darwin, jika mahluk hidup yang tidak berevolusi atau adaptasi dengan lingkungan sekitar akan punah. Namanya seleksi alam.

Kamu dapat mulai “berevolusi” dengan mengubah pola pikir dan kebiasaan.

stormtrooper-1343877_640

Ubah pola pikir (mindset) dan cara pandang tentang desain

Cara paling mudah adalah tempatkan dirimu sebagai murid/pelajar lagi.

Tidak semata-mata membuang ilmu desain yang lama, melainkan memperbaharui dan melengkapi dengan yang sudut pandang yang baru.

edgar-chaparro-677224-unsplash
Drone view, sudut pandang baru

Coba ubah mindset kamu tentang pekerjaan mendesain, jaman sekarang desain visual dan user experience lebih berperan karena kini:

  1. Visual lebih berperan daripada teks sebagai trigger atau pancingan.
  2. Desainer juga berpikir selayaknya content creator— Artinya, desainer juga memikirkan output desain secara keseluruhan, mempertimbangkan aspek-aspeknya dalam proses desain.

BACA JUGA: Inspirasi Proyek Video Instagram

erik-lucatero-257494

Misal, kamu mempertimbangkan bagaimana desain ditampilkan dalam berbagai platform, dan mempertimbangkan apakah user akan merasa nyaman, dan sebagainya.

Memahami apa yang industri inginkan dari hybrid desainer

  • Membuat desain yang mengarahkan pengguna/audiens dari titik A ke titik B (tujuan marketing/sales/bisnis)
michelangelo-71282_640
  • Desainer  dengan pengetahuan copywriting atau bisa mencerna copy.
  • Familiar/mengenal spesifikasi teknis platform online/social media.
  • Berinisiatif mengenal/mencari tahu tentang target audience/target persona dan menggunakan pemahaman ini dalam mendesain
  • Content creator, familiar memproduksi konten visual yang tren

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: Grafik Desainer V.S. Digital Marketer: Make Love Not War