Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Adobe XD

Tahukah kamu di 2016 Adobe mengeluarkan perangkat lunak baru? Adobe XD.

cup-2218405_640

Penting dan pesatnya perkembangan produk daring (online), seperti laman, aplikasi telepon pintar, berpengaruh pada proses pengembangan/desain produknya.

Hal ini diakomodir oleh Adobe dengan meluncurkan perangkat lunak barunya Adobe XD.

Jadi, apa itu Adobe XD?

Tahun 2016 Adobe memperkenalkan Adobe XD atau Adobe Experience Design sebagai perangkat lunak pertama yang memiliki fungsi lengkap untuk mendesain dan membuat prototipe laman dan aplikasi gawai.

Kedua aktivitas pengembangan prototipe produk UX dan UI ini dapat dilakukan dalam satu perangkat lunak.

Perangkat lunak ini lebih menekankan pada desain dan pengembangan produk digital yang interaktif dengan lebih praktis dan ringkas.

Menurut saya pribadi, Adobe XD ini cukup revolusioner dari segi visi dan misi yang dibawanya.

Siapa sasaran penggunanya?

Pengembangan produk desain online (website, app, etc) kerap melalui proses yang panjang dan rumit.

rawpixel-678089-unsplash

Melibatkan banyak expert dari bidang berbeda, dari UX, IT dan Grafis/visual, kemudian berbagai perangkat lunak hanya untuk membuat prototipe produk/mock up.

Tentunya melibatkan banyak expert, desainer UX dan UI, bahkan tim IT developer.

Nah, dengan Adobe XD pengembangan dan desain prototipe dapat dilakukan langsung oleh product designer.

BACA JUGA: Yang Perlu Kamu Ketahui tentang Adobe Spark

Kenapa kita perlu perangkat lunak all-in-one seperti Adobe XD?

OK, perlu sedikit pencerahan memang.

Coba bayangkan, dengan adanya Adobe XD seorang desainer produk bisa membuat prototipe produk online.

human-723579_640

Karena kini proses pengembangan desain produk online mulai bergeser dengan lebih ringkas dan praktis, peran desain UX dan UI semakin erat dan cenderung melebur.

BACA JUGA: Pengenalan Experience Design (XD) untuk Desainer Grafis

Mulai dari tampilan visual juga tetapi juga penempatan fitur, navigasi dan fungsi setiap tombolnya, dan otomatis kenyamanan interaksi pengguna dalam desain layar/interface.

Bayangkan betapa ringkas proses dan timeline yang diperlukan untuk menyelesaikan prototipe produk sekarang!

office-583839_640

Sebagai desainer grafis mulailah memikirkan desain produk secara menyeluruh.

Kamu bisa membuat prototipe sendiri, lengkap dengan presentasi user experiencenya. Kerennn…

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: 4 Rambu Desain User Interface Situs Web

Pengenalan Experience Design (XD) untuk Desainer Grafis

Kalau kamu pikir artikel ini salah alamat karena ini adalah area IT bukan desain, salah besar.

smartphone-1894723_640

Pesatnya inovasi di bidang teknologi dan layanan digital yang diakses lewat layar gadgetmu sekarang membuat kita tidak bisa menyangkal lagi bahwa era desain visual juga berkembang untuk memenuhi kebutuhan ini.

The future is here!

Beda Experience Design/XD, UX dan UI

Di sini konteksnya produk yang dimaksud adalah produk layanan berbasis dariing/online yang diakses melalui komputer dan gawai ya.

man-791049_640

Berikut penjelasan singkatnya:

User experience design (dikenal UX, UXD, XD,etc) adalah proses pengembangan interaksi antara produk dan manusia dengan melakukan inovasi dan perbaikan dalam kegunaan, aksesibilitas, dan kenyamanan yang dialami ketika berinteraksi dengan produk. Disini kegiatan bisa meliputi riset, analisis, pembuatan prototipe, dan aktivitas pengembangan produk lainnya.

Sedangkan user interface design (UI) lebih pada proses lanjutan atau realisasi dari UX, yaitu mengembangkan produk dari sisi visual (namanya juga interface), bisa dibilang ini bagian pengembangan visual front end dari produk online, yang melibatkan peran desainer visual.

office-583839_640

Pengembangan produk dari untuk semua jenis tampilan layar gawai

Interaksi dan kenyamanan pengguna pada produk online sangat bergantung pada desain produk, baik segi fitur dan interaksinya dan desain visualnya.

Lalu kenapa desainer perlu tahu tentang experience design?

Jadi, jika dulu desainer diminta mendesain cover dan layout buku, di era digital yang permintaan bergeser ke desain beranda dan laman pada tiap versi layar gadget (komputer/tablet/smartphone).

It is the new normal!

BACA JUGA: How The Design Process Has Evolved (oleh Adobe)

blur-1867429_640

Peran UX dan UI memastikan layanan produk daring dinikmati pengguna melalui berbagai layar gadget dan OS kini semakin melebur, keduanya berbaur menjadi satu.

Ibarat kopi susu 🙂

Screen design is the new print design

Pengembangan produk desain online (website, app, etc) kerap melalui proses yang panjang dan rumit.

Melibatkan banyak expert dari bidang berbeda, dari UX, IT dan Grafis/visual, kemudian berbagai perangkat lunak hanya untuk membuat prototipe produk/mock up.

ux-788002_640

Industri digital tidak dikenal dengan kesabarannya, dan terus mencari cara untuk “mencuri” waktu karena kompetisi semakin tinggi.

Melihat perkembangan ini Adobe meluncurkan Adobe Experience Design (XD) tahun 2016. Dimana pengembangan prototipe untuk berbagai jenis layar bisa dilakukan oleh 1 orang dalam 1 perangkat lunak.

BACA JUGA: Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Adobe XD (Experience Design)

Coba bayangkan, dengan adanya Adobe XD seorang desainer produk bisa membuat prototipe produk daring.

Mulai dari tampilan visual juga tetapi juga penempatan fitur, navigasi dan fungsi setiap tombolnya, dan otomatis kenyamanan interaksi pengguna dalam desain layar/interface.

macbook-606763_640

Mulai Memikirkan Desain Produk Secara Menyeluruh

Desainer mulai memikirkan desain produk secara dari berbagai segi, tidak hanya visual.

Aspek lainnya selain tampilan, yaitu navigasi dan interaksi secara menyeluruh.

Kamu bisa membuat prototipe sendiri, lengkap dengan presentasi user experiencenya!

BACA JUGA: 4 Rambu Desain User Interface Situs Web

victor-rodriguez-726159-unsplash

Kamu bisa jadi pesimis tentang hal ini, tapi juga bisa ambil sisi positifnya. Saya sih penasaran 🙂

Dalam desain visual produk online, less is more. Desain visual berperan sekali untuk kenyamanan pengguna.

Jadi, sebagai desainer visual kamu bisa belajar dan mengembangkan kemampuan untuk desain produk secara keseluruhan.

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: Trik Cropping Gambar dalam 7 Menit dengan Adobe Photoshop

Inspirasi Kreatif Video Instagram: Tips Kreator

Apakah kamu bisa membuat konten video menarik berdurasi 60 detik?

instagram-1474233_640

Ini memang sesuai visi Instagram sejak awal yang diciptakan sebagai medio komunitas untuk saling berbagi inspirasi visual.

Kini Instagram memiliki berbagai fitur, dimana visual tidak terbatas pada gambar atau foto semata, bisa berupa video rekaman bahkan video live lewat instagram stories.

instagram-1451137_640

Berdasarkan cara produksinya, video Instagram ada 2 macam:

(1) merekam langsung on-the-spot dengan handphone/gawai menggunakan instagram, dan sekarang kita bisa merekam beberapa adegan terpisah selama durasinya 60 detik. Pengeditan video (pasca produksi) juga di Instagram, lalu unggah videonya.

(2) rekam terpisah dan unggah file video; produksi maupun pascaproduksi tidak menggunakan instagram. Berarti, kamu bisa bebas berkreasi dalam pengambilan adegan hingga paskaproduksi.

BACA JUGA: Trik Posting dengan Fitur Multiple Upload (Carousel) Instagram

Intinya, gimana pun cara pembuatan yang kamu pilih, tantangan yang sesungguhnya adalah: apakah kamu bisa membuat konten video menarik berdurasi 60 detik?

Documentary

Video dokumentasi tidak melulu membosankan loh.

photographer-301533_640

Gaya dokumentasi ini jadi berkembang dengan gaya yang lebih asik, santai dan (terkesan) spontan.

Jika direncanakan dengan baik, video ini akan sangat menarik untuk dinikmati, contoh video dari peace.wow berikut:

Gaya video documentary ala blogger dengan angle selfie mungkin sudah umum, tetapi yang menarik sekarang banyak brand yang berbagi dokumentasi di instagram, seperti Supreme US. Cobain deh!

Film (Super) Pendek

Instagram diciptakan bernafaskan mobile-first, pengguna mengaksesnya lewat handphone, jadi setiap detik sangat berharga dan kamu harus manfaatkan sebaik-baiknya.

Karena bisa upload file video, kamu juga bisa membuat film animasi/kartun seperti ini.

Dan, kamu juga menggunakan berbagai teknik editing untuk membuat video kamu lebih “hidup” seperti yang dilakukan @louboutinworld yang menggunakan teknik stop motion berikut.

How-To Video

Sekarang kamu bisa melihat video tutorial atau how-to untuk cara membuat (hampir) apa saja online, termasuk di Instagram.

Karena durasinya yang terbatas video how-to di Instagram sifatnya sederhana dengan dipercepat / time lapse, contoh dari instagram @eindraw.

Bagi pengguna iPhone bisa menggunakan aplikasi tambahan Hyperlapse untuk merekam dan unggah langsung ke Instagram.

BACA JUGA: 9 Hal Dasar Seputar Hak Cipta / Copyrights yang Wajib Diketahui

Semoga bermanfaat!

tuesdaybassen

Ini Nasib Plagiarisme di Era Digital

Indonesia seperti negara berkembang lainnya dikenal surga bagi para plagiat dan pembajak.

Itu dia kenapa dunia ini perlu suatu aturan yang melindungi hak cipta dan karya secara sah oleh hukum, istilah kerennya copyrights. Yang diatur di dalamnya termasuk kegiatan yang berkaitan dengan memperbanyak, mendistribusikan, menampilkan, hingga melakukan perubahan (derivative work) terhadap hasil karya tersebut.

OK, tapi disini kami tidak akan membahas panjang lebar tentang hak cipta/ copyrights, yang bisa kamu cari google atau pelajari sendiri di wikipedia.

BACA JUGA: 9 Hal Dasar Seputar Hak Cipta / Copyrights yang Wajib Diketahui

Di era  digital seperti sekarang sangatlah mudah untuk mendapat sumber referensi, mengakses konten, mulai dari tulisan, gambar, foto, musik, dan masih banyak lagi. Intinya mudah terjadi pelanggaran hak cipta, plagiat, pembajakan dan sebagainya, baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

Selain mudah dilakukan, karena umumnya konten juga konsumsi publik, maka dengan mudah pula teridentifikasi bahwa konten yang digunakan adalah hasil contekan.

So please kamu pikir seribu kali sebelum melakukan plagiarisme.

1. Internet Rule #1: Once it’s on the net, it stays on the net

Sekali saja tayang di Internet, maka konten itu adalah milik Internet selamanya. Internet tidak akan lupa. #dramatis

screen-shot-2016-11-25-at-1-45-48-am
Video kontroversial “Indonesia Bangkit” masih bisa ditemukan di Youtube hingga sekarang. Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=y0LzsVJT9IE

BACA JUGA: Cek Orisinalitas Desain di 3 Situs ini!

Bayangkan 5-10 tahun dari sekarang, ketika orang melakukan pencarian dan masih menemukan bukti plagiarisme / pembajakan yang disengaja atau tidak sengaja.

Siapapun bisa melaporkan pelanggaran ini, atau yang juga tidak terhindarkan adalah pelanggaran diumumkan secara terang-terangan di khalayak, lengkap dengan screenshot dan bukti-bukti lainnya, bahkan identitas si pelaku, seperti ketika @TuesdayBassen menyuarakan pelanggaran hak cipta oleh Zara.

tuesdaybassen
Desain TuesdayBassen yang digunakan oleh Zara tanpa izin. Sumber: instagram @Tuesdaybassen

Dan pastinya, banyak orang akan “tersentuh” begitu mendengar berita tentang ketidakadilan yang dilakukan Zara terhadap @Tuesdaybassen, dan menyuarakannya di media lain, dan berpotensi menjadi konten viral. It belongs to the internet.

tuesdaybassen
Posting “Simpatisan” atas yang terjadi pada desain @tuesdaybassen

2. Reputasi Taruhannya, Digital Public Shaming

Digital public shaming is inevitable, tidak ada ampun bagi yang ketahuan melakukan pembajakan di era keterbukaan informasi internet ini. Hati-hati sekali dalam memilih konten dan pikir seribu kali sebelum melakukan plagiarisme atau membajak.

Contoh public shaming plagiarisme terpopuler tahun 2016 adalah pidato Milenia Trump.

Ga mau ‘kan dipermalukan seperti ini?

screen-shot-2016-11-24-at-9-31-09-pm
Sumber: CNN Youtube channel, link video: https://www.youtube.com/watch?v=RcbiGsDMmCM

3. What goes around, comes back around

Ini bukan lirik lagu Beyonce belaka, yang intinya menyatakan bahwa hal baik ataupun buruk yang dilakukan kini akan kembali kepada kita kelak.

Siapa sih yang rela hasil karya dan buah pikirannya dijiplak atau diakui orang lain? Aseemmmm…

man-742766_640
Semua gambar di laman kami menggunakan free copyright image (cc/creative commons). Sumber: pixabay.com

Jadi, mari kita mulai  membiasakan untuk saling menghormati hasil karya cipta sesama kreator dan pekerja seni. Buang jauh-jauh mental plagiarisme dan pembajakan.

Semoga bermanfaat!