3 Keahlian yang Dibutuhkan Anak Desain untuk Meraih Karir Impian

Kamu boleh saja jago gambar dan desain, tetapi dunia kerja perlu skill lain untuk dapat diterima dan bertahan hidup.

Bagi adik-adik yang baru lulus: selamat datang ke dunia nyata!

university-student-1872810_640

Untuk menulis artikel ini, saya melakukan kilas balik ketika masih “hijau” dan baru di masuk dunia kerja, hingga kemudian pengalaman melakukan seleksi calon karyawan dan mengelola tim kerja.

ian-schneider-66374-unsplash

To be fair, tidak ada yang bisa membuat kamu 100% siap menghadapi dunia kerja, tapi sedikit petuah ini diharapkan dapat memberi sedikit wawasan yaaa…

BACA JUGA: Panduan Menjadi Desainer Grafis (Seutuhnya)

Yang dimaksud keahlian/soft skill disini tidak berhubungan dengan desain, yang sudah dibekali selama kuliah. Jadi, keahlian apa dong?

1. Komunikasi yang Baik dan Tepat Sasaran

Bagi sebagian orang mungkin merasa lebih nyaman dan mudah mengomunikasikan pikirannya melalui media visual, animasi/gambar.

comiccon-1143686_640

Komunikasi adalah keahlian dasar yang dicari oleh sebagian besar perusahaan, yang kerap disepelekan.

Tapi pernah terpikirkah olehmu bahwa media atau cara berkomunikasi tiap orang bisa jadi beragam? Bisa melalui tulisan, percakapan lisan, atau bahkan mencakup beberapa aspek.

workplace-1245776_640

BACA JUGA: Tips Praktis Mengomunikasikan dan ‘Menjual’ Desainmu Kepada Klien

Nah, di dunia kerja, beragam tipe orang diharapkan dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan usaha yang sama.

Dari sisi desainer, kamu diharapkan dapat mengkomunikasikan pekerjaan (baca: desain) kepada rekan kerja, hingga mereka dapat memahami dan menerima hasil kerja dengan baik.

2. Kemampuan Dasar Menggunakan Microsoft Office “Wajib”

Memang kamu bisa desain presentasi Illustrator, atau layout teks dengan InDesign.

adult-1986108_640

Tapi kemampuan menggunakan 3 perangkat lunak Microsoft Office “wajib” (Word, Excel dan PowerPoint) ibarat kemampuan membaca dan menulis, bagi kebanyakan orang sudah sewajarnya dikuasai.

“Minimal bisa Word, deh”

team-866663_640

BACA JUGA: 4 Kesalahan Pekerja Freelance, Perbaiki Sekarang!

Software yang digunakan oleh khalayak umum, sebaiknya kamu tidak ketinggalan, karena sebenarnya penggunaannya pun sangat mudah sekali.

Hal ini tidak berlaku hanya pada pekerja kantoran/salary man, tapi juga pekerja lepas/freelancer.

Contohnya, bagaimana kamu menyampaikan kontrak kerja, atau presentasi ide kreatif?

Ingat, tidak semua komputer bisa membuka dan edit file dari software desain.

3. Paham Serba-serbi Produksi Materi

Ekspektasi terhadap orang kreatif adalah kita sebagai creator/kreator.

photography-569354_640

Mulai dari kreasi desain, hingga produksi materinya, alias produk final

Jika kamu bekerja di bagian periklanan, produksi materi berupa merchandise, dapat meliputi dari cetakan hingga digital animasi atau video.

BACA JUGA: Cara Memilih Format File yang Sesuai dengan Kebutuhan Produksimu

machine-585262_640

Pemahaman mendasar tentang proses produksi dan hingga produk sesuai adalah hal wajib.

Tentu akan lebih baik lagi jika kamu memiliki pengalaman langsung dalam produksi materi print ataupun digital.

silk-screen-1246169_640

BACA JUGA: Inspirasi Proyek Video Instagram

Jadi, maksimalkan proyek selama perkuliahan untuk memperdalam pengetahuan dan pengalaman yaa!

Ada pepatah, dimana kaki berpijak disanalah langit dijunjung.

Sukses berkarir sebagai desainer atau dalam profesi apapun 🙂

Semoga bermanfaat!

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Adobe XD

Tahukah kamu di 2016 Adobe mengeluarkan perangkat lunak baru? Adobe XD.

cup-2218405_640

Penting dan pesatnya perkembangan produk daring (online), seperti laman, aplikasi telepon pintar, berpengaruh pada proses pengembangan/desain produknya.

Hal ini diakomodir oleh Adobe dengan meluncurkan perangkat lunak barunya Adobe XD.

Jadi, apa itu Adobe XD?

Tahun 2016 Adobe memperkenalkan Adobe XD atau Adobe Experience Design sebagai perangkat lunak pertama yang memiliki fungsi lengkap untuk mendesain dan membuat prototipe laman dan aplikasi gawai.

Kedua aktivitas pengembangan prototipe produk UX dan UI ini dapat dilakukan dalam satu perangkat lunak.

Perangkat lunak ini lebih menekankan pada desain dan pengembangan produk digital yang interaktif dengan lebih praktis dan ringkas.

Menurut saya pribadi, Adobe XD ini cukup revolusioner dari segi visi dan misi yang dibawanya.

Siapa sasaran penggunanya?

Pengembangan produk desain online (website, app, etc) kerap melalui proses yang panjang dan rumit.

rawpixel-678089-unsplash

Melibatkan banyak expert dari bidang berbeda, dari UX, IT dan Grafis/visual, kemudian berbagai perangkat lunak hanya untuk membuat prototipe produk/mock up.

Tentunya melibatkan banyak expert, desainer UX dan UI, bahkan tim IT developer.

Nah, dengan Adobe XD pengembangan dan desain prototipe dapat dilakukan langsung oleh product designer.

BACA JUGA: Yang Perlu Kamu Ketahui tentang Adobe Spark

Kenapa kita perlu perangkat lunak all-in-one seperti Adobe XD?

OK, perlu sedikit pencerahan memang.

Coba bayangkan, dengan adanya Adobe XD seorang desainer produk bisa membuat prototipe produk online.

human-723579_640

Karena kini proses pengembangan desain produk online mulai bergeser dengan lebih ringkas dan praktis, peran desain UX dan UI semakin erat dan cenderung melebur.

BACA JUGA: Pengenalan Experience Design (XD) untuk Desainer Grafis

Mulai dari tampilan visual juga tetapi juga penempatan fitur, navigasi dan fungsi setiap tombolnya, dan otomatis kenyamanan interaksi pengguna dalam desain layar/interface.

Bayangkan betapa ringkas proses dan timeline yang diperlukan untuk menyelesaikan prototipe produk sekarang!

office-583839_640

Sebagai desainer grafis mulailah memikirkan desain produk secara menyeluruh.

Kamu bisa membuat prototipe sendiri, lengkap dengan presentasi user experiencenya. Kerennn…

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: 4 Rambu Desain User Interface Situs Web

4 Pelajaran Penting dari Desain Bendera

Ada aspek emosional bagi sekelompok orang yang diwakili oleh si bendera.

space-station-60615_640

Siapa yang peduli dengan desain bendera?

Sepertinya sepele, tapi kamu pasti bangga kalau melihat bendera Indonesia di antara bendera negara lainnya, kan?

Kali ini bahasannya serius dan “dalem”. Siap-siap ya

people-1284253_640
Bendera paling sering kita lihat di acara kenegaraan, nonton bareng, baju tim nasional

Saking bangganya, kelompok orang yang diwakilkan bisa saja memajang dan memakai benderanya secara suka rela kemana pun dia pergi, bahkan sampai puncak gunung!

summit-1754735_640
Kibarkan bendera merah putih di puncak gunung, rasanya kok bangga ya? – Photo credit @fajaraddana91

Ok, sekarang pertanyaan berikutnya:  Ada apa dengan desain bendera?

Secara pribadi, menurut saya ada dua alasan utama yang membuat desain bendera menarik untuk dibahas:

  • Setiap elemen visual dari bendera memiliki makna, ibarat “memindahkan” makna dan nyawa ke dalam desain— hal ini bisa kamu temukan juga dalam mendesain logo yang serius.
  • Penerapan teori desain yang hampir “sempurna” karena banyak sekali aspek yang harus dipertimbangkan. Teori akan hanya sekedar teori jika tidak diterapkan.

Jadi, desain bendera yang sederhana sangat cocok untuk mengingatkan kita pada aturan dasar dan tujuan awal mendesain.

Tantangan desainer yang sebenarnya setiap kali mengerjakan desain adalah menemukan kesederhanaan dan makna dari setiap garis, bentuk, dan warna dalam desainnya.

Tidak percaya?

1. Kenali Target Audience

Dasar banget, tapi sangat krusial. Bendera mewakili keterikatan dan emosional bagi kelompok yang diwakilkan.

crowd-2140590_640

Sebagai desainer, kamu akan terpikirkan pertanyaan mendasar seperti ini: pakai warna apa yaa?

Zaman sekarang untuk menjawab pertanyaan ini, kamu bisa jadi dilakukan pengamatan yang intensif, atau bahkan survei besar-besaran untuk menentukan warna favorit.

man-930397_640

Kenali betul audiens (target audiens) dari desainmu sangatlah penting untuk memberikan “nyawa” pada desain kita—karena satu dan lain hal, kerap terlupakan.

2. Bermakna dan Sesuai Fungsi

Di bendera, desainnya harus mewakili makna yang diyakini banyak orang, tapi tidak terlepas dari fungsi utamanya.

vladislav-klapin-465070

Fungsi bendera dengan bentuk persegi 4 ini agar mudah diingat dan dikenali di berbagai kondisi— ukuran kecil 3-4 cm hingga besar 3×1 meter, dari jarak pandang membaca 30 cm hingga dari tiang bendera dari kejauhan (berkibar-kibar tertiup angin).

BACA JUGA: Panduan Menjadi Desainer Grafis (Seutuhnya)

Demikian banyak aspek yang harus dipertimbangkan, bukan? Tidak sekedar estetis semata.

bendera chicago illnois amerika serikat
Bendera mana yang keren untuk dijadikan badge ya? Yang kiri (bendera kota Illinois) atau kanan (kota Chicago)?

3. Back to Basic: Kesederhanaan

Nah, dengan demikian banyak aspek dan keterbatasan yang harus dipertimbangkan, ada baiknya kita kembali ke dasar-dasar mendesain.

yellow-926728_640

Berdasarkan buku “Good Flag, Bad Flag: How to Design a Great Flag” oleh Ted Kaye, seorang ahli bendera—yang ternyata ada cabang keilmuannya: Vexillology— ada 5  aturan utama dalam mendesain bendera yang bagus:

  1. Keep it simple— benderanya harus mudah dikenali dan dilihat, begitu sederhana hingga anak kecil pun dapat mengingatnya
  2. Gunakan simbol yang bermakna
  3. Gunakan 2-3 warna dasar, yaitu merah, biru, hijau, kuning, putih dan hitam
  4. Tidak menggunakan tulisan dan seal (signet/logo ornamental)
  5. Unik dan spesial (distinctive)

Dari rambu-rambu tadi, there is bad and good flag design.

Coba deh cocokan bendera-bendera ini dengan rambu-rambu desain bendera tadi ;D

Presentasi Roman Mars dari 99% Invisible di TEDTalk memberikan ulasan tentang desain bendera yang lengkap dengan cara penyampaian yang ringan.

BACA JUGA: Hybrid Designer: Menjawab Tantangan Era Digital

4. Great Design Sells

Konon desain yang bagus akan “menjual” dirinya sendiri. Intinya, semua mata akan tahu sebuah desain yang bagus atau tidak dengan sendirinya.

children-593313_640

Mudah sekali melihat apakah desain bendera bagus atau tidak (selain mudah diingat/kenali): apakah orang bersedia memasang/mengenakannya secara suka rela dalam kesehariannya?

american-1209605_640

Atau saking kerennya, bendera dijadikan produk komersial yang dipasarkan, bahkan dipakai oleh khalayak yang tidak ada hubungannya sama sekali.

Ayo kita mulai mendesain dengan sepenuh hati 🙂

Semoga bermanfaat!

Prediksi Tren Desain Visual 2017

Euforia tahun baru segera usai, saatnya kembali ke realitas dan bersiap-siap menghadapi tahun 2017.

Sudah tahukah kamu apa yang akan menjadi tren di 2017?

Ibarat sarapan sempurna untuk menghadapi hari. Dengan mengetahui prediksi tren ini kamu akan membantu kamu mengantisipasi dan siap-siap memperbarui ilmu dan teknik desain.

beans-1834984_640

Ini dia ringkasan utama dari prediksi tren desain visual di 2017. Ayo jangan ketinggalan!

Warna Kehijauan (Greenery)

Siapa lagi yang dipercaya untuk memprediksi warna selain Pantone?

fern-195876_640Seperti yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya, untuk  2017 Pantone memilih tema warna kehijauan (greenery, alias Pantone 15-0343).

BACA JUGA: Contek Warna Ala Adobe Color CC

Warna kehijauan merepresentasikan kesegaran dan vitalitas merupakan simbol suatu awal yang baru. Cek laman Pantone untuk mengetahui tema palet warna secara keseluruhan.

Spontan dan Menggambarkan Mood

Siap untuk menampilkan gambar yang terlihat keren tapi spontan dan menggambarkan mood atau perasaan apa adanya?

girl-1245773_640

Menurut Getty Images, imagery atau lebih tepatnya foto yang akan menjadi tren dan disukai kawula muda di 2017 adalah menerapkan gaya yang spontan, apa adanya dan tanpa terlihat dibuat-buat.

victor-rodriguez-726159-unsplash

Idenya berakar pada estetika dari gaya foto jurnalistik yang  bercerita melalui momen dan spontanitas. Ini akan menjadi tantangan tersendiri untuk foto-foto komersial.

Perempuan Tangguh

Citra perempuan yang tangguh dan pemberani akan menjadi tren, menurut Getty Images.

action-1837158_640Ekplorasi terhadap percitraan ini tidak terbatas pada saat melakukan kegiatan olah raga, tapi citra perempuan tangguh ini dapat ditampilkan dengan berbagai versi.

Perempuan tangguh bisa diekspresikan dalam beragam situasi dan gaya, digambarkan melalui gaya hidup, berpakaian, ekspresi wajah dan sebagainya.

ahmed-carter-560071-unsplash

Dunia Virtual – 360 dan VR

Tren yang tengah digandrungi di tahun lalu masih berlanjut hingga kini, yaitu Virtual Reality / VR. Prediksi Getty Images eksplorasi visual dengan teknik 360 dan memanfaatkan teknologi virtual reality akan terus berlanjut.

augmented-reality-1853592_640

Insan kreatif dan visual bisa mulai bereksplorasi dengan elemen VR ini, bayangkan kolaborasi antara visual dan kehidupan nyata!

BACA JUGA: Kilas Balik: Tren Desain Visual Sepanjang Tahun 2016

Semoga bermanfaat!

Sumber: Pantone, Getty Images

Kilas Balik: Tren Desain Visual Sepanjang 2016

Sepanjang tahun 2016 brand dan desainer visual berlomba-lomba menarik perhatian kita dengan hasil karyanya.

Mari kita lihat desain visual yang menjadi mendominasi mata kita selama setahun ini.musician-664432_640

Flat Lays

Ini tren gambar yang sering banget digunakan di Instagram.

Sangat berguna untuk branding produk, segi penataan, kesederhanaan dan fokus objek gambar menjadi kekuatan visual dari flat lay.

Messthetics / Beautiful Mess

milk-1543193_640Istilah kekinian beautiful mess atau yang lebih kekinian lagi, messtethics, sering digunakan untuk materi visual yang berantakan (disengaja/sesuai momento) tetapi memiliki sisi artistik dan pesan yang kuat.

BACA JUGA: Prediksi Tren Desain Visual 2017

Beautiful mess juga bisa diaplikasikan dalam gaya flat lay loh.

Rebel

Rebel atau menunjukkan gaya pemberontak atau jiwa bebas masih banyak diekspos di tahun 2016 dengan gaya yang lebih ekpresif dan positif.

hipster-869222_640

Sedikit berbeda dengan gaya tahun-tahun sebelumnya, konsep rebel di tahun 2016  lebih mencerminkan kebebasan, bright/cerah dan positif, dan identik dengan bentuk ekspresi diri secara bebas, atau istilahnya “gue banget”

Surreal

Surreal tuh memang enggak ada matinya, selalu ada inovasi sureal yang berbeda dari tahun ke tahun.

at_dusk_by_surrealistic_gloom-dapzdd2

Tahun 2016 adalah tahunnya old movies atau gambar visual yang menggunakan tone warna dan gaya sesuai film jaman dulu.

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: Kilas Balik: 4 Tren Desain Grafis 2016

Kilas Balik: 4 Tren Desain Grafis 2016

Selalu ada gaya dan teknik desain yang menonjol dan disukai pada masanya. Yuk, mari kilas balik tren desain sepanjang tahun 2016.

Gaya dan teknik desain yang trendi ini mungkin saja masih akan berlangsung di tahun depan.

1. Flat Design & Material Design

Tren teknik (atau trik) material design yang banyak digunakan di tahun 2016 adalah menggunakan warna-warna retro dan  bayangan/shadow untuk memberikan efek ruang pada gambar, terutama dalam desain web/UX

Flat design sebenarnya bukan hal baru lagi, sudah menjadi tren dari tahun-tahun sebelumnya. Tepatnya ketika Google mulai memperkenalkan tipe desain ini di template akunnya.

BACA JUGA: Kilas Balik: Tren Visual Sepanjang Tahun 2016

2. Watercolors / Cat Air

Warna dan efek cat air atau watercolors memiliki daya tarik sendiri di tahun 2016. Nuansa yang menggugah dan sentuhan unik pada setiap gambar memilik daya tarik dan tempat tersendiri di tahun 2016.

Teknik ini sering diaplikasikan pada background / latar, obyek gambar alami/ natural, hingga yang terakhir cukup hits adalah efek hand-painting seperti foto/potrait. Karena selain dengan melukis, efek cat air dapat dilakukan menggunakan brush di Adobe Illustrator.

3. Poligon

Satu kata, stylish.

Pengaplikasian poligon (yang tepat) pada gambar apapun akan memberikan efek gaya dan memperkuat tekstur, ruang dan/atau shading dari gambar tersebut.

4. Bunga

Sentuhan feminim bunga dalam gambar memang enggak ada matinya.

Tren desain yang berorientasi pada obyek bunga mungkin bukan hal yang baru, namun teknik dan pengaplikasiannya di tahun 2016 semakin beragam, mulai dari efek cat air, atau lukisan vintage atau jadul.

Semoga bermanfaat!

Sumber: Shutterstock, Behance