6 Perangkat Andalan Ilustrator Digital

Jadi tukang gambar, atau nama kerennya illustrator, zaman sekarang sudah tidak sekedar berbekal pensil dan kuas lagi.

Kata ilustrasi digital (digital illustration) sudah tidak asing lagi.

art-3153106_640

Jika sebagian (sketsa atau pewarnaan) atau seluruh proses menggambar dilakukan di perangkat lunak atau keras, maka hasil gambar bisa dikategorikan sebagai ilustrasi digital.

graphics-tablet-3256600_640

Mesti bukan elemen utama dari suatu artwork, tapi perangkat keras atau lunak yang penunjang proses gambar digital ini semakin disukai karena semakin praktis, nyaman digunakan. dan canggih.

Jumlah dan tipenya semakin banyak!

office-583839_640

Ini dia daftar perangkat lunak dan/atau keras ilustrasi digital yang kekinian dan banyak direkomendasikan tahun 2018.

1. Wacom Tablet

Desainer grafis mana yang tidak kenal Wacom? Salah satu merek pionir dalam ilustrasi digital.

Selama ini kita mengenal wacom sebagai perangkat keras untuk menggambar dikomputer, lengkap dengan stylus dan touch pad-nya.

graphics-tablet-1964816_640

Baru-baru ini wacom memperkenalkan wacom tablet Cintiq 13HD yang berbeda dari wacom yang kita kenal.

Cintiq 13HD ini merupakan perpaduan dari perangkat keras dan lunak.

Apa artinya? Kamu tidak lagi menggunakannya sebagai alat gambar, saja tapi bisa langsung menggambar di layarnya!

Dan bisa dilakukan tanpa komputer a.k.a. dimana saja!

Banyak review yang positif terhadap Cintiq 13HD ini, mulai dari segi kepraktisan (mudah dibawa dan bisa gambar dimana aja, yes!), kenyamanan dalam menggambar, dan juga ukurannya yang sebesar halaman A4 (13inch).

2. Procreate

Aplikasi berbayar untuk iPad Pro (atau yang ukuran 9 inch) dan bisa digunakan dengan Apple Pencil ini digadang-gadang merupakan kompetitor utama Adobe PS, AI dan bahkan yang terbaru, Fresco.

Fitur andalannya adalah 130 pilihan brushnya sangat menarik untuk penggiat digital painting dan editing gambar layaknya di photoshop, mulai dari basic editing hingga layering/masking.

Perangkat lunak ini dapat dipasang dengan membayar USD 9.9 per unduhan, kita sudah dapat mengakses semua fitur, tidak ada batas waktu, dan tidak ada biaya lain jika ada upgrade.

Kalau dibandingkan dengan Adobe CC yang menawarkan akses dengan bentuk berlangganan per bulan, untuk para tukang gambar ini jadi pingin coba procreate yaaaa…

3. Adobe Illustrator CC 22.0

Adobe illustrator masih menjadi standar industri desain dan grafik.

versi terbarunya yang dirilis akhir tahun 2017 lalu menambah kecintaan kita pada Adobe Illustrator.

Apa yang menarik dari Adobe Illustrator CC 22.0?

  • Cropping. Derita pindah dari Illustrator ke Photoshop untuk memotong/cropping gambar sudah berakhir, karena di versi ini sudah dilengkapi dengan fitur Crop.
  • Colour Themes Panel – kalau kamu menggunakan adobe color cc (dulu namanya adobe kuler), maka kamu tidak asing dengan fitur ini. Fitur colour themes panel ini bisa membantu kamu memilik, menduplikat, dan menyimpan warna, yang bisa kamu gunakan/akses di seluruh perangkat Adobe (online).

BACA JUGA: Contek Warna Ala Adobe Color CC

  • Puppet Wrap Tools – fitur ini dulu hanya ada di photoshop, kini sudah dapat digunakan untuk gambar vektor di adobe illustrator.

4. Moleskin Smart Writing Set

Buku notes Moleskin adalah idola para desainer, selain apik tapi juga hipster/kekinian banget menunjang penampilan.

BACA JUGA: Hand Lettering Starter Pack

Dan dengan adanya aplikasi Smart Writing ini, kamu akan semakin tergila-gila ahaha!

Jadi bagi kamu pengguna buku sketsa moleskin, sekarang bisa menampilkan dan edit gambar kamu di tablet secara LIVE, alias aktual.

Gak percaya? Simak video berikut.

Bagaimana cara kerjanya?

  • Jadi aplikasi Smart Writing Set ini bisa disinkronisasikan dengan buku notes Moleskin.
  • Menggunakan perangkat keras Pin+ kamu bisa mulai menggambar atau menulis kamu di halaman tersebut.
  • Hasilnya bisa dilihat langsung di tablet atau perangkat keras lainnya yang memiliki aplikasi ini.

Kerennn…

5. Inkscape 0.92

Nah, jika kamu masih mencari perangkat lunak ilustrasi digital yang gratis, banyak yang merekomendasikan Inkscape 092.

BACA JUGA: 9 Hal Dasar Seputar Hak Cipta / Copyrights yang Wajib Diketahui

Perangkat lunaknya tersedia untuk Microsoft, iOs dan Linux. Gratis dan opensource.

Inkscape 0.92 ini banyak digunakan untuk gambar berbasis vektor daripada sketsa.

To be fair, memang ada beberapa kekurangan dalam segi fiturnya, jika dibandingkan perangkat lunak pro berbayar lainnya.

Tapi perangkat lunak ini cukup menunjang untuk pengrajin vektor dan rajin memperbaharui fiturnya.

6. Afinity Photo for iPad

Lah, ini bukannya perangkat lunak untuk editing foto ya?

Fungsinya ternyata sudah berkembang banyak seiring dengan kecanggihannya.

Siapa yang suka menggambar menggunakan photoshop? Tenang, kamu tidak sendirian.

Buktinya, afinity photo ini banyak disukai para desain grafik yang biasa menggambar  atau sketching menggunakan photoshop.

Kamu bisa menggunakannya untuk menggambar atau doodling di iPad Asik yaa

Insights & trends

Aplikasi Photo EditingxIllustrator: Prisma Photo Editor

Aplikasi smartphone ini perpaduan AI (artificial intelligence) dan art.

Algoritma Prisma melakukan rendering gambar dengan efek artisitik yang didesain berdasarkan hasil riset convolutional neural network dan artificial intelligence. Canggih yaaa…

Prosesnya, Prisma membuat ulang atau recreate bukan sekedar menambah filter atau overlay di atas gambar saja. Proses rendering pun tidak terjadi dalam prosesor gawai, melainkan di server Prisma.

BACA JUGA: Melukis Sepatu Kanvas: Starter Pack

Semua proses ini menghasilkan efek artistik pun sangat halus dan hasilnya seperti karya seni yang nyata dan indah.

Prisma sudah tersedia di Apple store dan Google Play, gratis dan tidak ada in-app purchase.

Semoga bermanfaat!

Sumber: https://www.creativebloq.com/advice/7-best-new-illustration-tools-of-2017-so-far

 Updated Oct 16, 2019

Take A Break: Curhat Kreatif Lewat Infografik

Break dulu aah!

Sekali-kali mata dan pikiran ini perlu hiburan juga, kali ini blogpostnya ringan saja.

fashion-985556_640

Disini saya sekedar ingin berbagi beberapa infografik yang berhubungan dengan kehidupan sebagai desainer/anak kreatif dari proses kreatifnya hingga dalam dunia kerja, seperti klien, revisi dan sebagainya.

Sayangnya kebanyakan infografik dengan konten yang spesifik dan asik seperti ini kebanyakan berbahasa Inggris.

Coba desainer Indonesia: mana infografiknyaaa…?

Selamat menikmati koleksi ini. Semoga bermanfaat, inspiratif dan menghibur tentunya. Enjoy!

Curhatan Terkreatif: 8 Tipe Klien yang Paling Dihindari

Pernah ketemu rekan kerja atau klien yang seperti ini? ATAU, apakah kamu salah satunya? Check this out!

BACA JUGA: Tips Praktis Mengomunikasikan dan ‘Menjual’ Desainmu Kepada Klien

Kritik Konstruktif: Desainer yang Baik dan yang Buruk

Tidak hanya klien atau rekan kerja saja yang bisa menyebalkan, desainer juga ada yang nyebelin.

Saatnya refleksi diri nih, kamu desainer yang mana? Hehe…

BACA JUGA: Panduan Menjadi Desainer Grafis (Seutuhnya)

Edukasi Klien yang Labil: 15 Cara Memastikan Desain Logo yang Tepat

Check list sangat membantu mengingatkan kita, terutama jika kita sudah lama berkutat mengerjakan hal yang sama dalam waktu yang cukup lama.

Daftar pengecekan ini cukup membantu bagi yang sedang proyek desain logo atau berencana re-branding.

BACA JUGA: 4 Kesalahan Pekerja Freelance, Perbaiki Sekarang!

Mencari Pembenaran Kebiasaan Ngopi: Beer VS Coffee

Di sini tidak berarti saya mempromosikan minuman beralkohol (beer) ya,  please no negative thinking 🙂

Menurut saya, pesan moral terdalam dari berbagi infografik ini adalah:

  • Dari kacamata desain komunikasi visual: contoh yang cukup baik.

Karena infografik ini membantu menyederhanakan suatu hasil riset sains, dengan presentasi yang baik dan jumlah teks yang tidak terlalu banyak.

  • Dari segi pengetahuan umum: Tahu waktu yang terbaik untuk minum kopi (atau bir).

Karena tidak ada istilah Too Many Info (TMI) untuk belajar fakta sains yang baru, apalagi berhubungan dengan substansi dan benda yang ada di sekitar kita (kopi, bir, teh, dsb). Cheers!

BACA JUGA: 3 Jurus untuk Kembalikan Mood dan Kreativitasmu

Fakta dan Realita: Musik dan Produktivitas

Kamu suka bekerja sambil mendengarkan musik?

Konon musik meningkatkan konsentrasi dan produktivitas kerja (fokus).  Benarkah demikian?

Berikut infografik berisis fun fact tentang bagaimana musik/mendengarkan musik berdampak bagi diri kita.

Curhat Karier dan Load Kerja: Siklus Karier Desainer

Klik gambar untuk memperbesar/akses di Flickr.

Your Average Designer

BACA JUGA: Eksis dengan 4 Situs Galeri Portofolio Online

Trik Posting Fitur Multiple Upload (Carousel) Instagram

Segarnya mata dan pikiranmu setiap kali membuka ponsel dan membuka IG.

Instagram (IG) ibarat surga bagi penikmat visual yang indah di antara banjirnya konten di berbagai media sosial kini.

noiseporn-323791

Mungkin banyak dari orang yang menganggap galeri Instagram-nya sebagai diari/blog foto saja, tetapi ternyata ada juga yang menuangkan kreativitasnya lewat Instagram.

Tau kan fitur yang diperkenalkan Instagram di awal Tahun 2017 ini? Yes! yes! yes!

Screen Shot 2017-03-08 at 4.56.33 PM
Screen shot dari video perkenalan image/video carousel di Februari 2017. Sumber: Instagram Blog

Fitur ini namanya Image / Video Carousel (multiple upload), yang memungkinkan pengguna upload hingga 10 rangkaian gambar/foto atau video sekaligus dalam 1 posting.

BACA JUGA: 3 Jurus untuk Kembalikan Mood dan Kreativitasmu

Belum lama diluncurkan, sudah ada perkembangan menarik dari penggunaan fitur ini. Check this out!

Comic Strip

Bagi para ilustrator atau komikus — YA, kamu bisa jadikan fitur ini seperti comic strip, pengguna bisa geser ke kiri untuk melihat cerita berikutnya.

Berikut contoh penggalan “comic strip” oleh @jonbrayy. Penasaran? Cobain deh!

View this post on Instagram

Train dis niu fitur on instagrem!! #tidakadafaedahnya

A post shared by jonbray (@jonbrayy) on

Efek Zoom-in/out

Pernahkah kamu menemukan posting instagram yang bikin kamu penasaran tapi tidak bisa zoom-in untuk melihat detailnya lebih dekat? YA KAN?

Sesederhana dengan unggah gambar dengan fokus objek yang sama dengan urutan yang tepat. Hasilnya setiap kali kita swipe ke kiri, seperti zoom in/out dari gambar pertama.

Ini dia trik zoom in/out yang cerdas oleh @cj_hendry.

Before-After

Fitur ini cocok sekali untuk menampilkan gambar sebelum dan sesudah (before-after), terutama untuk menampilkan hasil karya.

Ketika Instagram meluncurkan Instagram Stories di Agustus 2016 yang dilengkapi dengan drawing tool-nya yang dapat dilakukan di atas foto (overlay). Fitur ini membuat yang hobi doodling semangat dan lebih bebas berkreasi. Kamu bisa tunjukan gambar before-after nya jugaScreen Shot 2017-03-08 at 6.38.26 PM.png

BACA JUGA: 6 Workshop Kreatif di Akhir Pekan

Dan kamu sudah maksimalkan fitur drawing tools ini? Cukup kreatif kah?

Screen Shot 2017-03-08 at 6.40.14 PM.png
Sumber: Twitter @oledefi

Semoga bermanfaat!

Kilas Balik: Tren Desain Visual Sepanjang 2016

Sepanjang tahun 2016 brand dan desainer visual berlomba-lomba menarik perhatian kita dengan hasil karyanya.

Mari kita lihat desain visual yang menjadi mendominasi mata kita selama setahun ini.musician-664432_640

Flat Lays

Ini tren gambar yang sering banget digunakan di Instagram.

Sangat berguna untuk branding produk, segi penataan, kesederhanaan dan fokus objek gambar menjadi kekuatan visual dari flat lay.

Messthetics / Beautiful Mess

milk-1543193_640Istilah kekinian beautiful mess atau yang lebih kekinian lagi, messtethics, sering digunakan untuk materi visual yang berantakan (disengaja/sesuai momento) tetapi memiliki sisi artistik dan pesan yang kuat.

BACA JUGA: Prediksi Tren Desain Visual 2017

Beautiful mess juga bisa diaplikasikan dalam gaya flat lay loh.

Rebel

Rebel atau menunjukkan gaya pemberontak atau jiwa bebas masih banyak diekspos di tahun 2016 dengan gaya yang lebih ekpresif dan positif.

hipster-869222_640

Sedikit berbeda dengan gaya tahun-tahun sebelumnya, konsep rebel di tahun 2016  lebih mencerminkan kebebasan, bright/cerah dan positif, dan identik dengan bentuk ekspresi diri secara bebas, atau istilahnya “gue banget”

Surreal

Surreal tuh memang enggak ada matinya, selalu ada inovasi sureal yang berbeda dari tahun ke tahun.

at_dusk_by_surrealistic_gloom-dapzdd2

Tahun 2016 adalah tahunnya old movies atau gambar visual yang menggunakan tone warna dan gaya sesuai film jaman dulu.

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: Kilas Balik: 4 Tren Desain Grafis 2016

7 Workshop Kreatif di Akhir Pekan

Waktu luang di akhir pekan adalah kesempatan memperoleh “udara segar”

exhibitions-751576_640

Setelah seminggu bekerja serius dan gak ada variasi bisa jadi membuat otak kreatif ini tumpul.Nah, ada baiknya mencoba ikutan dalam workshop-workshop kreatif atau kriya yang diadakan di akhir pekan ini.

Selamatkan jiwa kreatifmu dengan kegiatan yang produktif, bermanfaat, sekaligus menambah wawasan dan pertemanan!

1. Kelas Pagi

Untuk kamu penggemar dan ingin belajar fotografi.

widow-1148929_640
Kelas Pagi, sekolah fotografi untuk siapapun yang bisa bangun pagi 🙂

Anton Ismael pengagas dari kelas fotografi gratis berbasis komunitas ini sejak 2006, awalnya hanya di Jakarta (lokasi di Gedung Sarinah Ekosistem) kini juga sudah hadir di Yogyakarta. Namanya juga Kelas Pagi, dimulai jam 6-11 pagi setiap akhir pekan.

BACA JUGA: Trik Cropping Gambar dalam 7 Menit dengan Adobe Photoshop

kelas pagi
Belajar Basic Lighting. Sumber: IG @Kelaspagijkt

Kelas Pagi ini mengusung metode belajar keluar dan aktif, jadi kamu proses belajar tidak pasif dalam ruangan tetapi juga akan praktik dan pindah-pindah lokasi, dan ada juga kerjasama dengan partner-partner untuk memperkaya materi dan pengetahuan.

2. Indoestri

background-1209461_640

Cocok bagi para penggiat kriya.

Indoestri Makerspace menyediakan wadah bagi desainer independen dan pelaku industri kecil untuk belajar dan berbagi dalam satu komunitas Selfmade, dan di studionya pun tersedia ruang dan fasilitas yang menunjang 4 “cabang  ilmu” yaitu Wood working, Surface, Textile and Leather, Metal Working.

screen-shot-2017-01-09-at-8-40-42-pm
Workshop Metal Working. Sumber: http://www.indoestri.com

Sesi kelas atau workshop berbayar yang diadakan di Maker Space berlokasi di Cengkareng ada yang beberapa hari/minggu (long haul) hingga kelas 1 hari (workshop).

BACA JUGA: Eksis dengan 4 Situs Galeri Portofolio Online

Untuk biasanya 1 sesi workshop memakan waktu 1 hari / full day mengajarkan skill atau keahlian kriya yang spesifik. Harga yang dibayarkan anggota/member komunitas lebih rendah dibandingkan yang bukan anggota.

3. MbatikYuuuk

Misi pelestarian sekaligus memperkenalkan sejarah dan proses membuat warisan budaya kita, batik.

indonesia-1321504_640

Batik memang warisan budaya yang kita bangga-banggakan, tapi tahukah kamu bagaimana batik dibuat? MbatikYuuuk menawarkan kesempatan bagi kamu yang ingin belajar tentang batik, dari sejarahnya, motif-motif khas, dan proses pembuatannya.

sharing-info
Workshop pengenalan dan pembuatan batik di Mbatikyuuuk. Sumber: https://mbatikyuuuk.com/

Ibu Indra Tj bersama dengan tim MbatikYuuuk biasanya mengadakan workshop 1 hari bagi para pemula dengan bayaran yang terjangkau, diadakan setiap akhir pekan di Museum Bank Mandiri, Kota Tua Jakarta Pusat. Disini kamu akan mempelajari sejarah singkat, gaya dan motif khas, hingga terlibat langsung dalam proses pembuatannya alias nyanting.

4. WeWo by Serbarupa

photography-569354_640

Ok, jika kamu rasa kelas dan workshop di atas terlalu serius? Jika ingin yang lebih relax dan refreshing, mungkin kamu harus coba WeWo atau Weekend Workshop di Serba Rupa.

Serba Rupa memiliki program WeWo atau Weekend Workshop. Sesuai namanya workshop dan kelas-kelas diadakan di akhir pekan dan sangat beragam mulai workshop pembuatan kosmetik organik hingga kegiatan yang sifatnya kreatif seperti ilustrasi atau handlettering. Follow aja instagram untuk dapat update jadwal workshopnya atau cek via websitenya.

screen-shot-2016-12-14-at-3-20-27-am
Kreasi nge-cap. Sumber: IG @Serbarupa

Co-Lab Space, Serba Rupa ini memiliki konsep pembentukan ekosistem kreatif, terbuka untuk mengadakan kegiatan belajar apa saja dengan fasilitas berupa rumah yang berlokasi di Bumi Serpong Damai, Tangerang. Kegiatan belajar apa aja artinya bisa untuk kegiatan seperti kursus/try-out siswa sekolah hingga workshop kreatif seperti WeWo.

5. Vivacious Makerspace

Workshop Vicacious Makerspace cocok bagi pecinta seni kriya terutama yang berhubungan dengan interior dan fashion dengan gaya yang modern minimalis.

screen-shot-2016-12-24-at-9-45-15-pm
Sumber: @Vivacious.makerspace

Untuk jadwal workshop dan homepage, Vivacous Spacemaker menggunakan fasilitas direktori dan pengelola workshop online maubelajarapa.com

screen-shot-2016-12-24-at-9-37-41-pm
Sumber: @vivacious.makerspace

Perpaduan galeri dan workshop kreatif, yang ditujukan untuk menjadi wadah bagi pecinta kegiatan kreatif khususnya yang terkait kriya dan fashion seperti seni dekorasi, menjahit, dan sebagainya.

Workshopnya kerap diadakan Sabtu/Minggu di daerah Kelapa Gading, Jakarta Pusat.

6. Ganara Art Space

Lebih dikenal dengan workshop/kelas Ganara Art Studio yang fokus mengenalkan seni bagi anak-anak usia sekolah ini, ternyata juga menyelenggarakan workshop sehari bagi orang dewasa juga! Namanya Ganara Art Space 🙂

screen-shot-2016-12-24-at-9-52-38-pm
Sumber: @ganaraartspace

Kegiatan workshop yang ditawarkan sejauh ini lebih kepada seni murni, seperti melukis dan menggambar, dengan biaya terjangkau dan biasanya diadakan di akhir pekan.

7. Kaligrafina

Bagi yang berminat kaligrafi dan hand-lettering, coba rajin-rajin cek akun instagram @kaligrafina.

Wadah para pecinta dan praktisi kaligrafi ini kerap mengadakan kelas pop-up (tidak tetap jadwal dan lokasinya) di berbagai kota di Indonesia.

Screen Shot 2017-06-19 at 5.16.10 PM

Semoga bermanfaat!

(updated Jun 19, 2017)

BACA JUGA: Hand Lettering Starter Pack