3 Tipe Video Kreatif untuk “Anak Kreatif” – Tips Kreator

Jangan gentar dengan membanjirnya kreasi video online kalau kamu memang “anak kreatif.”

Kunjungi Youtube, video online yang membanjiri, kini semua orang bisa membuat video dengan gadget dan aplikasi editing instan.

gimbal-2199295_640

Keterbatasan durasi dari video online yang cenderung singkat membuat kreator video/videografer harus lebih cermat dan efektif dalam membuat alur cerita.

Jadi saran saya, tidak perlu pusing berlomba dengan gadget tercanggih atau teknik editing terkini. Maksimalkan ide kamu dengan menuangkannya dalam alur cerita yang kreatif.

ux-788002_640

Ada beberapa tipe video yang tepat untuk memaksimalkan ide kreatifmu dengan kerangka alur cerita yang sudah ada dalam 2-5 menit. Coba deh!

What-if (Seandainya)

Tipe video favorit, karena kerangka alurnya sederhana dan kamu bebas berkreasi.

Bebaskan imajinasi kreatif kamu disini!

Mari berandai-andai dan bayangkan wujudnya dalam bentuk audio visual, seperti video viral dari College Humour ini.

Video what-if tidak melulu harus komedi, kamu bisa ambil angle lainnya. Let the imagination gone wild!

Review atau First Impression (Kesan Pertama)

Video dengan tema review dan first impression/reaction sangat sederhana alur ceritanya dan bahkan cenderung spontan.

photographer-301533_640

BACA JUGA: 3 Jurus untuk Kembalikan Mood dan Kreativitasmu

Memang video review/ulasan memiliki angle dan alur yang cenderung seragam.

Tetapi justru disini kreativitas kamu diuji: apakah kamu bisa membuat video yang teknik dan konsep sederhana menjadi video yang sangat menarik?

Contoh bahwa video ulasan bisa dikemas dengan konsep menarik, seperti yang dilakukan di channel Try Guys (buzzfeed veteran) berikut:

Disini kamu dapat sediki pemberi ulasan berdasarkan suatu standar atau ekspektasi, contoh: enak atau lebih enak. Jadi kesimpulannya akan diberikan oleh si reviewer.

Experiment (Percobaan)

Pada dasarnya video experiment adalah menunjukkan reaksi atau respon dari skenario pada viewers.

Eksperimen ini ibarat mengetes teori atau opini yang sedang hits atau populer.

stormtrooper-1343877_640

Nah, beda dengan video review, video eksperimen tidak terpaku pada objek tertentu dan kamu bisa bebas berkreasi dalam angle dan alur cerita.

Tidak melulu eksperimen terhadap teori yang berbau sains, tepi juga dalam bentuk social experiment yang sederhana, bahkan bisa diambil dari angle yang berbeda-beda.

Hasil dari penguji coba pun bisa berbeda-beda penyampaiannya. Penonton bahkan bisa menyimpulkan sendiri hasil dari eksperimennya.

Seperti video viral 10 Hours of Walking in NYC as a Woman:

PRO TIPS: Video eksperimen sangat cocok untuk memberikan pemahaman atau memicu reaksi pro/kontra dan empati dari penontonnya.

Versus/ Battle

Video yang kerangka awalnya sederhana, yaitu menampilkan 2 hal yang berlawanan, A versus B.

people-2576169_640

Seperti before VS. after, atau yang beda yang asli VS. palsu, atau bahkan tentang tema make up atau fashion, konsep ini sangat populer.

Contoh angle cerita dan alur yang sangat kreatif dipresentasikan oleh video viral oleh saluran Ditch the Label berikut:

Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: Inspirasi Proyek Video: Video Instagram

 

Inspirasi Kreatif Video Instagram: Tips Kreator

Apakah kamu bisa membuat konten video menarik berdurasi 60 detik?

instagram-1474233_640

Ini memang sesuai visi Instagram sejak awal yang diciptakan sebagai medio komunitas untuk saling berbagi inspirasi visual.

Kini Instagram memiliki berbagai fitur, dimana visual tidak terbatas pada gambar atau foto semata, bisa berupa video rekaman bahkan video live lewat instagram stories.

instagram-1451137_640

Berdasarkan cara produksinya, video Instagram ada 2 macam:

(1) merekam langsung on-the-spot dengan handphone/gawai menggunakan instagram, dan sekarang kita bisa merekam beberapa adegan terpisah selama durasinya 60 detik. Pengeditan video (pasca produksi) juga di Instagram, lalu unggah videonya.

(2) rekam terpisah dan unggah file video; produksi maupun pascaproduksi tidak menggunakan instagram. Berarti, kamu bisa bebas berkreasi dalam pengambilan adegan hingga paskaproduksi.

BACA JUGA: Trik Posting dengan Fitur Multiple Upload (Carousel) Instagram

Intinya, gimana pun cara pembuatan yang kamu pilih, tantangan yang sesungguhnya adalah: apakah kamu bisa membuat konten video menarik berdurasi 60 detik?

Documentary

Video dokumentasi tidak melulu membosankan loh.

photographer-301533_640

Gaya dokumentasi ini jadi berkembang dengan gaya yang lebih asik, santai dan (terkesan) spontan.

Jika direncanakan dengan baik, video ini akan sangat menarik untuk dinikmati, contoh video dari peace.wow berikut:

Gaya video documentary ala blogger dengan angle selfie mungkin sudah umum, tetapi yang menarik sekarang banyak brand yang berbagi dokumentasi di instagram, seperti Supreme US. Cobain deh!

Film (Super) Pendek

Instagram diciptakan bernafaskan mobile-first, pengguna mengaksesnya lewat handphone, jadi setiap detik sangat berharga dan kamu harus manfaatkan sebaik-baiknya.

Karena bisa upload file video, kamu juga bisa membuat film animasi/kartun seperti ini.

Dan, kamu juga menggunakan berbagai teknik editing untuk membuat video kamu lebih “hidup” seperti yang dilakukan @louboutinworld yang menggunakan teknik stop motion berikut.

How-To Video

Sekarang kamu bisa melihat video tutorial atau how-to untuk cara membuat (hampir) apa saja online, termasuk di Instagram.

Karena durasinya yang terbatas video how-to di Instagram sifatnya sederhana dengan dipercepat / time lapse, contoh dari instagram @eindraw.

Bagi pengguna iPhone bisa menggunakan aplikasi tambahan Hyperlapse untuk merekam dan unggah langsung ke Instagram.

BACA JUGA: 9 Hal Dasar Seputar Hak Cipta / Copyrights yang Wajib Diketahui

Semoga bermanfaat!

3 Situs Global Pilihan Freelance untuk Pekerja Kreatif

Siapa yang tidak mau kerja lepas dengan suasana santai dan nyaman di rumah atau studio sendiri, istilah kekiniannya work-from-home (WFH)?

comiccon-1143686_640

Peluang kerja lepas atau freelance, baik yang ingin serius menggeluti profesi ini maupun yang sekedar mencari “sabetan” atau penghasilan tambahan, sangat dimungkinkan dengan banyaknya situs freelance yang tersedia sekarang.

Ini dia situs freelance pilihan yang cocok bagi para pekerja kreatif.

99designs.com

screen-shot-2016-12-08-at-2-40-24-pm

99designs sudah sangat terkenal dengan kontes/kompetisi desainnya. Pada hakikatnya situs ini merupakan wadah bagi para desainer dari seluruh dunia dapat melakukan pitching desain secara terbuka dan transparan, dan juga bagi klien untuk menemukan desain dan desainer yang cocok dengan gaya si klien.

BACA JUGA: Eksis dengan 4 Situs Galeri Portofolio Online

Kamu bisa menjajal kemampuan kamu dengan mengikuti kompetisi desain di situs ini, dan lihat apakah desain kamu disukai dan dapat bersaing dengan desainer-desainer di belahan dunia lain. Cobain deh!

Fiverr.com

screen-shot-2016-12-08-at-2-37-47-pm

Fiverr menawarkan pekerjaan yang beragam, mulai dari desain grafis, tulis menulis, multimedia, video dan animasi, musik dan audio, programming, hingga kategori kreasi yang unit, yang termasuk dalam kategori Fun and Lifestyle, seperti seni dan kriya, online lesson, healing, dan masih banyak lagi.

GetCRAFT.com

Screen Shot 2018-07-24 at 18.53.31

GetCRAFT salah satu situs  yang dikhususkan bagi para pekerja kreatif, mulai dari fotografer, penulis, kreator grafis hingga video, saat ini terbuka untuk kreator di Indonesia dan Filipina.

digital-signage-2398510_640

Melalui situs ini kamu akan terhubung dengan proyek-proyek pemasaran dari brand-brand ternama dan agency besar.

BACA JUGA:  Kenapa Perlu Sertifikasi Keahlian?

Situs ini diperuntukan bagi pencari freelance yang sudah memiliki pengalaman profesional, dan GetCRAFT memberlakukan seleksi yang ketat sebelum kamu bisa masuk dalam jaringan kreatornya.

Upwork.com

screen-shot-2016-12-08-at-2-48-36-pm

Upwork memiliki jaringan klien yang luas dengan skala global. Situs ini memberikan fleksibilitas dalam tipe pekerjaan yang ditawarkan, mulai dari proyek jangka panjang hingga jangka pendek, pengaturan per jam atau per proyek, hingga menyesuaikan dengan kemampuan kamu dalam terlibat dalam proyeknya.

BACA JUGA: 4 Hal yang Wajib Diketahui tentang Ujian ACA di Indonesia

Semoga bermanfaat!